Kok mendadak kangen yaaa ? 😓
https://youtu.be/fjQlzBbV8cU
Fakultas Ekonomi Mengabdi ....Jika dibandingkan dg kebanyakan video komunitas2 sosial lainnya. Video ini memang tidaklah cocok untuk dikomersialkan. Jika video kebanyakan komunitas yg ada penuh detail dan teknik pembuatan.
Video yg dibuat dg hitungan jam ini mungkin membosankan karena durasinya yg panjang.
Haha .
Tapi bagi kami yg terlibat didalamnya, hm video ini sarat akan makna. .
Yaa. Tujuan pembuatan video yg selalu ditampilkan di penutupan acara ini. Memanglah hanya sebuah bentuk kenangan. .
Bentuk kenanngan serta bentuk ucapan terimakasih.
Terimakasih karena kita sudah diterima disana, kita sudah mengabdi disana dan kita pernah ada disana. .
#FEM #FEUNESA #FakultasEkonomiMengabdi
#mahasiswa_unesa
Sabtu, 27 Agustus 2016
Jumat, 01 April 2016
Masih pantaskah kita disebut pemuda ?
Pemuda. Kita membicarakan seperempat penduduk Indonesia.
Seseorang yang mempunyai semangat menggebu-gebu.
Seseorang yang di usianya sedang gencar-gencarnya mencari pengalaman dan
kegiatan baru.
Ditengah kondisinya yang prima, tersimpan peran yang sangat penting bagi
Indonesia. Percayalah, nasib bangsa ini ditentukan oleh mereka. Merekalah yang
akan memimpin Negara ini dimasa depan. Merekalah yang akan menyumbang
buah pemikirannya untuk melaksanakan kehidupan berbangsa dan bernegara suatu
saat nanti. Diusia produktif itu sangat cocok bagi pemuda untuk menunjukkan apa
yang ada dalam diri.
Tak perlu membahas perjuangan pemuda di masa lalu. Tak usah mempertanyakan
perbedaan pemuda saat ini dengan pemuda zaman dahulu. Karena kita pasti akan
malu.
Hanya pertanyakan, apa yang sudah kamu lakukan untuk Indonesia-mu ?
Indonesia-ku? Oh bukan, apa yang sudah kamu lakukan untuk
Indonesia KITA ? Prestasi, potensi dan kontribusimu, itulah yang ditunggu.
Yang terakhir jangan sampai pemuda terbuai akan globalisasi dan terlelap dalam
teknologi. Jangan sampai.
Seseorang yang mempunyai semangat menggebu-gebu.
Seseorang yang di usianya sedang gencar-gencarnya mencari pengalaman dan
kegiatan baru.
Ditengah kondisinya yang prima, tersimpan peran yang sangat penting bagi
Indonesia. Percayalah, nasib bangsa ini ditentukan oleh mereka. Merekalah yang
akan memimpin Negara ini dimasa depan. Merekalah yang akan menyumbang
buah pemikirannya untuk melaksanakan kehidupan berbangsa dan bernegara suatu
saat nanti. Diusia produktif itu sangat cocok bagi pemuda untuk menunjukkan apa
yang ada dalam diri.
Tak perlu membahas perjuangan pemuda di masa lalu. Tak usah mempertanyakan
perbedaan pemuda saat ini dengan pemuda zaman dahulu. Karena kita pasti akan
malu.
Hanya pertanyakan, apa yang sudah kamu lakukan untuk Indonesia-mu ?
Indonesia-ku? Oh bukan, apa yang sudah kamu lakukan untuk
Indonesia KITA ? Prestasi, potensi dan kontribusimu, itulah yang ditunggu.
Yang terakhir jangan sampai pemuda terbuai akan globalisasi dan terlelap dalam
teknologi. Jangan sampai.
Langganan:
Postingan (Atom)